Klinsmann

Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) diminta memecat Jürgen Klinsmann sebagai pelatih nasional. Hal itu terjadi pasca kekalahan Son Heung-min dkk di Piala Asia 2023.

BACA JUGA : BATC 2024: Tim Putra Indonesia Gilas UEA 5-0

Reuters, The Guardian, dan ESPN memberitakan, rekomendasi tersebut datang dari internal KFA. Lebih khusus lagi komite penasihat, dalam pertemuan Kamis (15/2/2024). Namun, pengecualian Klinsmann diputuskan oleh dewan.

Jürgen Klinsmann sebenarnya terikat kontrak hingga Piala Dunia 2026. Namun popularitasnya meredup seiring berjalannya Piala Asia.Banyak yang tidak suka dengan sikapnya yang berada di pinggir lapangan, seperti saat ia tersenyum saat timnya sedang dalam masalah.

Selain itu, ia dianggap tidak menghormati publik Korea Selatan karena ia sering bekerja dari kediamannya saat ini di Los Angeles, AS. Dibandingkan di Korea Selatan. Ia pun menghadiri pertemuan KFA yang membahas masa depannya melalui video call.

“Karena berbagai alasan, disimpulkan bahwa Jürgen Klinsmann tidak bisa lagi menjabat sebagai pelatih nasional dan harus diganti.” Kata direktur teknik KFA Hwang Bo-kwan.

Klinsmann menjadi pelatih Korea Selatan usai Piala Dunia 2022 menggantikan Paulo Bento. Piala Asia 2023 lalu merupakan turnamen besar pertamanya memimpin Taegeuk Warriors.

Ia berhasil membawa Korsel lolos ke semifinal meski dengan permainan yang kurang mengesankan, namun namun akhirnya takluk 0-2 dari Yordania, membuyarkan mimpi juara yang telah dipendam lebih dari 60 tahun.

BACA JUGA : Demi Tradisi Emas Olimpiade, KOI-PBSI Gelar Diskusi

Kekalahan ini dinilai mengejutkan mengingat Yordania memiliki peringkat FIFA jauh lebih rendah dari Korsel (87 berbanding 23). Performa Korsel pun mengecewakan karena gagal mencatatkan satu pun tembakan ke gawang.

By Adminn